ICI Kaltim: Kontraktor Turap di Jl Suroboyo, PT BPA Pernah Diperiksa KPK

ICI Kaltim: Kontraktor Turap di Jl Suroboyo, PT BPA Pernah Diperiksa KPK
Lokasi penurapan milik PT PAMA yang dikerjakan PT BPA di Jalan Suroboyo, Karang Asam Ilir, Sungai Kunjang, Samarinda. Insert: Sandri M Armand, Direktur Wilayah Badan Pekerja Nasional Indonesia Corruption Investigation ( BPN.W – ICI ) Wilayah Kerja Kaltim

HARIANKALTIM.COM – PT Budi Perkasa Alam (BPA), kontraktor proyek turap bernilai miliaran rupiah di Jalan Suroboyo, Karang Asam Ilir, Sungai Kunjang, Samarinda, rupanya pernah berurusan dengan KPK.

Demikian disampaikan Sandri M Armand, Direktur Wilayah Badan Pekerja Nasional Indonesia Corruption Investigation ( BPN.W – ICI ) Wilayah Kerja Kaltim kepada media ini, Rabu (08/11/2023).

Hal ini bahkan menghiasi pemberitaan sejumlah media nasional pada Juli 2023 lalu.

Armand kemudian mengutip laporan CNN Indonesia yang mewartakan kasus dugaan gratifikasi berkaitan pembangunan Dermaga Sabang pada Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Sabang yang dilaksanakan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Tahun Anggaran 2006 hingga 2011.

Dalam berita tersebut, lanjut Armand, disebutkan pula bahwa Jaksa KPK membeberkan sejumlah nama dan perusahaan yang menerima uang gratifikasi terkait kasus ini, salah satunya PT BPA dengan nominal Rp14,3 miliar.

“Nah, jika menilik berita ini, kami selaku penggiat anti korupsi tentu merasa ada yang janggal, apa yang melatari sehingga PT BPA yang pernah diperiksa KPK malah tetap dipercaya untuk mengerjakan proyek,” ujarnya.

Padahal sebagaimana diketahui, sambung Armand, pemberi pekerjaan turap di Jalan Suroboyo merupakan perusahaan terpandang dan bagian dari sebuah grup perusahaan terbuka (Tbk) yang melantai di bursa saham.

“Perusahaan Tbk itukan sesuai ketentuan harus melaksanakan Prinsip dan Penerapan Tata Kelola yang baik atau Good Corporate Governance,” ujarnya.

Adapun prinsip-prinsip dalam Good Corporate Governance meliputi Keterbukaan (Transparency), Akuntabilitas (Accountability), Tanggung Jawab (Responsibility), Independensi (Independency), dan Kewajaran (Fairness).

Terpisah, pihak PT BPA saat dikonfirmasi media ini, menganggap pemberitaan yang menyebutkan adanya gratifikasi itu adalah tidak benar.

“Berita hoax itu,” ujar Zunardis, Project Manager PT BPA di Samarinda, via ponsel. Ia kemudian mengarahkan agar konfirmasi lebih lanjut ke pihak legal perusahaan. (TIM/RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com