SOROTAN
FAM Resmi Laporkan Kasus Miliaran Baznas Kaltim ke Kejaksaan        Salah Satu SPBU Baru di Samarinda Diduga Langgar Aturan      Kontraktor Curhat Setoran Naik Jadi 15 Persen      Warga Tetangga PDAM Ngaku Tak Pernah Dapat Bantuan CSR      Ada Tulisan Parkir Gratis, Tapi Jukir di Minimarket Masih Dibiarkan

Minyak Murah Praja IPDN Diborong Pengunjung Pasar Segiri

Minyak Murah Praja IPDN Diborong Pengunjung Pasar Segiri

Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) melaksanakan Karya Bhakti Praja (KBP) dengan menggelar operasi pasar murah dan pembagian masker yang dilengkapi dengan handsanitizer di gerbang Pasar Segiri, Jum’at (28/01/2022) pagi.

Operasi Pasar Murah yang menjual minyak dengan harga semula Rp23.000 perliter menjadi Rp14.000 perliter tersebut pun diborong para pengunjung pasar yang sedang membeli kebutuhan bahan pokok.

Kegiatan KBP ini menurunkan 38 praja (mahasiswa) IPDN yang langsung diawasi Wakil Rektor IPDN Bidang Kemahasiswaan, Ismail Nurdin, dan Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Dr Sugeng Chairuddin.

Pada kesempatan itu, Sugeng berterimakasih kepada para praja IPDN yang melaksanakan kegiatan KBP dengan tema Operasi Pasar Murah.

“Hari ini kita dibantu adik-adik dari IPDN yang melakukan KBP di Samarinda, dan kami atas nama Pemkot Samarinda mengucapkan terima kasih dengan adanya ini berarti mempercepat distribusi sampai ke masyarakat, utamanya kita lakukan di tempat yang menjadi pusat ekonomi,” ucap Sugeng.

Ia berharap, kegiatan ini bisa memotivasi semua pihak utamanya para pedagang distributor dan lain sebagainya agar bisa melakukan anjuran pemerintah untuk mestandarkan harga minyak goreng menjadi Rp14.000, sehingga masyarakat tidak terbebani.

Wakil Rektor IPDN Bidang Kemahasiswaan, Ismail Nurdin menjelaskan, KBP inu merupakan pembelajaran kepada mahasiswanya untuk mencari pengalaman turun ke pasar.

“Kegiatan hari ini dan merupakan rangkaian kegiatan praktik karya praja-praja tingkat empat IPDN yang melaksanakan KBP di Kaltim berjumlah 38 orang,” ujar Ismail, dilansir Kominfo.

Tujuannya, sambung dia, memberikan pengalaman kepada praja berada di tengah masyarakat dalam rangka mempersiapkan diri menjadi aparatur sipil negara yang berorientasi membiasakan diri untuk melayani masyarakat.