Berbicara dalam Carwala Suara Disabilitas RRI Pro 1 Samarinda, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur, Agus Tianur, diwakili Kabid Pengembangan Pemuda, Rasman, menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim terhadap pembinaan untuk kemandirian dan kepemimpinan pemuda disabilitas.
“Kami memastikan para pemuda disabilitas diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam pembinaan ideologi, kepemimpinan dan pembinaan termasuk dalam berwirausaha yang di laksanakan oleh Pemprov Kaltim melalui Dispora Kaltim,” jelas Rasman.
Hal ini sebagaimana misi pertama Gubernur Kaltim yakni Berdaulat Dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing, terutama Perempuan, Pemuda dan Penyandang Disabilitas.
Dalam rangka mewujudkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dimaksud, pemuda disabilitas harus diberikan ruang gerak untuk melanjutkan hak pendidikannya di perguruan tinggi sekaligus diberikan fasilitasi Beasiswa Kaltim Tuntas, sebagaimana tercantum dalam Perda No. 1 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, pada pasal 7.
“Kita berupaya dan terus berkomitmen untuk memberi kesempatan kepada pemuda disalibitas dalam memgembangkan dirinya. Di bidang pendidikan, kita sudah memfasilitasi agar mereka dapat berkuliah, dan Universitas Widyagawa telah bersedia dalam beberapa tahun terakhir menerima mereka,” tambahnya.
Penyelenggaraan pendidikan bagi penyandang disabilitas lanjutnya, dilaksanakan melalui Sistem Pendidikan Khusus dan Sistem Pendidikan Inklusif.
“Saya berharap melalui Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kaltim agar ke depan secara konkret harus mendapatkan data akurat pemuda disabilitas yang ingin melanjutkan kuliah. Termasuk bagaimana kolaborasi antar OPD terkait seperti Diknas untuk pendidikan, Disnaker untuk pekerjaan, UMKM untuk Wirausaha serta Dinas Sosial tentunya,” pungkasnya.
Di samping Dispora Kaltim, hadir pula sebagai pembicara dalam program yang rutin dilaksanakan Sabtu pukul 11.00 siang tersebut, Ketua Forum Pemuda Disabilitas Kreatif (FPDK) Kaltim, Yulia, dan Ketua DPD PPDI Kaltim, Hj. Anni Juwairiyah. (MH/ADV/KOIMNFO)







