Sore Ini Mahasiswa Balikpapan Demo Besar-besaran Sikapi Kelangkaan BBM

Sore Ini Mahasiswa Balikpapan Demo Besar-besaran Sikapi Kelangkaan BBM

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

HARIANKALTIM.COM – Mahasiswa Universitas Balikpapan (UNIBA) hari ini akan menggelar aksi demo besar-besaran untuk menyuarakan masalah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda Kota Minyak.

Aksi ini diprakarsai oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNIBA, yang mengajak seluruh mahasiswa dan organisasi (ORMAWA) untuk turun ke lapangan.

Dalam undangan yang disebarkan oleh BEM UNIBA, aksi ini akan dimulai pada pukul 16:00 WITA, dan berlokasi di lapangan parkir belakang Universitas Balikpapan.

Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat kampus untuk bersama-sama menyuarakan keprihatinan terkait krisis BBM yang terus berlanjut di kota ini.

Kelangkaan BBM, khususnya jenis Pertamax, kembali terjadi di Balikpapan dalam beberapa hari terakhir. Mahasiswa merasa prihatin karena kota yang dikenal sebagai sumber minyak justru mengalami kesulitan dalam distribusi BBM.

Hal ini menjadi masalah besar bagi masyarakat yang bergantung pada pasokan BBM untuk aktivitas sehari-hari.

BEM UNIBA menyebutkan bahwa krisis ini merupakan PR besar yang belum ada solusi jelasnya. Mereka meminta agar pihak yang berwenang segera menangani masalah ini dengan serius. Mahasiswa berpendapat bahwa krisis ini harus diprioritaskan dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Mereka menegaskan, aksi demo ini adalah bentuk protes terhadap kelangkaan BBM, sekaligus dorongan bagi pihak-pihak terkait untuk bertindak tegas agar krisis ini tidak semakin meluas.

Dalam undangan tersebut, mereka menuliskan: “Mari rapatkan barisan! Ayo kawan-kawan semua, kita lawan ketidakadilan ini!”

PENJELASAN PERTAMINA
Sehubungan dengan kelangkaan Pertamax yang terjadi di Balikpapan, Pertamina telah memberikan penjelasan mengenai penyebabnya.

Menurut pihak Pertamina, kelangkaan ini disebabkan oleh dua faktor utama: keterlambatan distribusi dan proses stock opname di Fuel Terminal Balikpapan.

Proses stock opname dilakukan untuk memastikan kualitas dan kuantitas BBM yang sesuai dengan standar. Sementara itu, peningkatan permintaan BBM selama beberapa hari terakhir juga mempengaruhi ketersediaan di SPBU.

Untuk mengatasi masalah ini, Pertamina menyatakan bahwa distribusi sementara dialihkan dari Fuel Terminal Samarinda untuk memenuhi kebutuhan di Balikpapan.

Pertamina juga memastikan akan ada penyesuaian suplai dalam waktu dekat untuk mengatasi kekosongan yang terjadi di beberapa SPBU. (RED)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com