Wali Kota Kukuhkan TPAKD, Ikhtiar Pemkot Samarinda Tingkatkan Kesejahteraan Sosial

Wali Kota Kukuhkan TPAKD, Ikhtiar Pemkot Samarinda Tingkatkan Kesejahteraan Sosial

HARIANKALTIM.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus berikhtiar dengan melakukan pelbagai inovasi agar pembangunan Kota Samarinda mengalami perubahan yang signifikan.

Untuk itu, Wali Kota Andi Harun mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), sekaligus peluncuran Program Kredit Bertuah di Pendopo Citra Niaga Samarinda, Selasa (25/10/2022).

Kegiatan dihadiri Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar; Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Fredrika Widiyasari Dewi; serta Ketua TPAKD, Hero Mardanus Satyawan, yang juga Sekretaris Daerah Kota Samarinda.

Diketahui bahwa TPKAD merupakan forum koordinasi yang diinisiasi oleh OJK bagi lembaga pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

Usai kegiatan, Wali Kota menjelaskan, forum ini sangat penting karena bertugas untuk mempercepat akses keuangan di daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Kota Samarinda.

“Sesuai aturan yang berlaku serta amanah dari Presiden sudah menjadi keharusan, karena memudahkan dalam memberikan bantuan akses jasa keuangan dan pembiayaan untuk para pelaku UMKM,” lanjutnya di hadapan awak media.

Ditambahkan, setiap bentuk pembiayaan terhadap para pelaku UMKM khususnya di Kota Samarinda telah diimplementasikan dalam bentuk pengalokasian anggaran melalui Bank Kaltimtara untuk Kredit Bertuah.

Di tempat yang sama, Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Fredrika Widiyasari Dewi turut menjelaskan bahwa hal ini dilakukan karena setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda.

“Sehingga karakteristik itu, membuat kebutuhan setiap daerah juga akan berbeda terhadap akses jasa keuangan, dan peran OJK akan melakukan bisnis matching dengan para pelaku usaha,” lanjutnya.

Di sisi lain, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar juga menambahkan bahwa di Indonesia terdapat 452 orang anggota TPKAD.

“Jumlah keseluruhan TPAKD di seluruh Indonesia telah mencapai 452 orang dan tersebar di seluruh provinsi dan menuju kabupaten atau kota,” pungkasnya. (Adv/IR)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com