Warga Talisayan Keluhkan Tumpukan Sampah di TPS yang Berhari-hari tak Diangkut

Warga Talisayan Keluhkan Tumpukan Sampah di TPS yang Berhari-hari tak Diangkut

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

HARIANKALTIM.COM – Penanggulangan sampah di Kampung Talisayan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Berau, terutama Dinas Kebersihan.

Sampah yang kian hari semakin menggunung menyebabkan pemandangan yang tidak sedap.

Tumpukan yang terletak tidak jauh dari permukiman warga juga menimbulkan bau menyengat, terutama saat terhembus angin.

Tingkir, seorang warga yang setiap hari melintasi jalan tersebut, mengaku sangat terganggu dengan kondisi tersebut.

“Sudah hampir sepekan sampah tidak diangkut untuk dibersihkan. Jelas ini sangat merusak pemandangan, apalagi kalau melintas di jalan itu, baunya sangat menyengat dan mengganggu perjalanan,” ungkapnya.

Ia berharap dinas terkait segera turun tangan dan menyediakan tempat seperti bak sampah agar sampah yang dibuang tidak berserakan.

Sementara itu, Kepala Kampung Talisayan, Ali Wardana, saat dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut.

Menurutnya, pemerintah kampung telah menyediakan Tempat Penampungan Sementara (TPS), namun volume sampah yang tinggi menjadi tantangan tersendiri.

“Sampah yang dihasilkan dari Kampung Talisayan ini cukup besar. Dengan jumlah penduduk hampir 4.000 jiwa yang tersebar di 16 RT, satu TPS harus menampung banyak sampah setiap harinya,” ulasnya.

Terlebih lagi, jika tumpukan sampah di lokasi TPS tersebut sudah beberapa hari belum diangkut oleh UPTD Kebersihan.

“Kami juga tidak tahu apa kendala yang terjadi sehingga sampah tidak dibersihkan, padahal TPA sudah disediakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ali mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan usulan terkait pengelolaan sampah dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).

“Dalam musrenbang, kami sudah mengusulkan penambahan tenaga pengangkutan sampah, seperti penyediaan bak sampah, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan,” keluh Ali Wardana. (SURYA)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com