banner 728x90

Analis Gizi Dinkes Kaltim: Makan Sehat dan Posyandu, Kunci Cegah Anak Stunting

Analis Gizi Dinkes Kaltim: Makan Sehat dan Posyandu, Kunci Cegah Anak Stunting

HARIANKALTIM.COM – Analis Gizi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur, Uzah Maria Ulfah, menggarisbawahi pentingnya pola makan sehat dan peran posyandu dalam upaya pencegahan stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak-anak.

“Masyarakat dan keluarga dapat berperan dalam mengatasi masalah gizi pada anak-anak,” tutur Uzah ditemui di kantornya.

Dia mengatakan bahwa membiasakan pola makan sehat sejak dini adalah kunci dalam memastikan perkembangan anak yang optimal. Menurutnya, anak-anak harus diberikan makanan bergizi dan bervariasi serta dianjurkan membawa bekal makanan dari rumah.

Uzah juga menyoroti perubahan budaya makan bersama dalam keluarga. Ia mengakui bahwa faktor seperti kesibukan orang tua telah menyebabkan penurunan dalam kebiasaan ini. Namun, ia menegaskan pentingnya makan bersama setidaknya satu kali sehari dalam keluarga. Makan bersama tidak hanya membantu mempererat hubungan emosional, tetapi juga memberikan kontrol kepada orang tua terhadap apa yang dikonsumsi oleh anak-anak mereka.

Selain itu, Uzah juga mengingatkan masyarakat tentang peran vital posyandu. Posyandu adalah langkah penting dalam proses pemeriksaan dini dan deteksi masalah gizi pada anak-anak. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan posyandu dengan baik dan mengatakan,

“Posyandu adalah milik bersama dan harus dimanfaatkan dengan baik. Jika ada anak yang mengalami masalah kesehatan atau gizi, mereka bisa dibawa ke posyandu untuk mendapatkan pertolongan, tambahnya.

Dalam upaya meningkatkan kualitas posyandu, Uzah menyoroti peran Dinkes Kaltim dalam memberikan bimbingan kepada tenaga kesehatan di posyandu. Ia menyarankan adanya pengaturan yang lebih efektif dalam hal sumber daya manusia (SDM) dari Puskemas setempat.

“Contohnya, di daerah yang memiliki masalah gizi yang signifikan, pendekatan edukasi yang lebih intensif dapat diterapkan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat,” tutupnya. (ADV/SIKO)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com