HARIANKALTIM.COM – Respon cepat Wali Kota Samarinda Andi Harun terhadap keluhan warga Jalan PM Noor, telah membuat persoalan putusnya pipa PDAM akibat proyek drainase yang sebelumnya berlarut-larut, kini langsung ditangani pihak terkait.
Dalam waktu tiga hari terhitung mulai Senin (02/10/2023), pipa ditargetkan harus tersambung kembali.
Saat inspeksi mendadak (sidak) pada Sabtu lalu, Andi Harun juga mempertanyakan fungsi pengawasan di lapangan terhadap proyek drainase tersebut.
Padahal dari penelusuran media ini, proyek pengawasan pekerjaan itu bernilai cukup besar yakni Rp250 juta.
Mengutip laman LPSE, tender Konsultan Pengawas dan Reviu Desain Peningkatan Saluran Drainase Jl. Wahid Hasyim – Jl. PM. Noor, Kec. Samarinda Utara (Bankeu Prov. 2023) dimenangkan oleh CV. Arya Muda Konsulindo.
Alamat konsultan ini di Jalan Otto Iskandardinata Gang Hj Mas Ratu No 08 RT 30 Samarinda.
Saat dikunjungi, siang tadi, alamat tersebut berupa sebuah rumah di dalam gang kecil dekat Gunung Manggah.
Letaknya berseberangan dengan sebuah langgar atau mushola.
Salah seorang penghuni rumah membenarkan alamat dimaksud. “Ini memang kantor CV Arya Muda Konsulindo,” ujar perempuan berjilbab itu.
Ia kemudian berkenan memberikan nomor kontak direktur yang bernama Heri.
Awalnya Heri saat dikonfirmasi via telepon sempat mempertanyakan proyek yang mana. “Segmen yang mana ya?,” ujarnya, sembari meminta waktu berkoordinasi dengan timnya.
Beberapa saat kemudian saat dihubungi kembali, Heri akhirnya mengakui perusahaannyalah yang mengawasi proyek drainase itu, usai disinggung soal sidak Wali Kota.
Namun ia terkesan menghindar ketika ditanya lebih jauh mengenai pengawasan yang menjadi tanggung jawab pihaknya. “Nanti tim saya akan menghubungi untuk menjelaskan,” janjinya.
Hanya saja, hingga berita ini ditulis, janji tersebut belum terlaksana, kendati sudah dihubungi kembali berulang kali. (RED)







