Dirut Perumdam Samarinda Luruskan Pernyataan PUPR Soal Pipa

Dirut Perumdam Samarinda Luruskan Pernyataan PUPR Soal Pipa

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda, Wahid Hasyim meluruskan pernyataan soal pengerjaan pipa yang pecah akibat aktivitas proyek drainase.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA), Dinas PUPR Samarinda, Rosnayadi Novida mengatakan PDAM tidak memperbolehkan rekanan PU yang mengerjakan sendiri perbaikan pipa yang pecah.

Padahal anggaran untuk perbaikannya berasal dari PU.

“Hasil koordinasi, kita membantu percepatan pekerjaan dan ketersediaan bahan. Sebagian besar jalur pipa juga diketahui rekanan kita. Pekerjanya dari rekanan Perumdam yang tenaganya siap 24 jam,” jelas Dirut Perumdam, Wahid Hasyim kepada HarianKaltim.com, Sabtu (18/12/2021).

Ia juga menegaskan, kontraktor pelaksana perbaikan pipa yang pecah tersebut tidak harus dari penunjukan pihak Perumdam.

“Tidak wajib rekanan dari Perumdam. Sebagian rekanan kami juga rekanan PUPR,” terangnya.

Namun ia belum memberikan penjelasan saat ditanya apakah betul anggaran perbaikan pipa itu 100 persen dari PUPR.

Sebagaimana diketahui, pekerjaan proyek drainase di Kota Samarinda beberapa kali dikeluhkan warga, khususnya pelanggan PDAM.

Pasalnya, aktifitas pengerukan dengan menggunakan excavator berulang kali mengenai pipa distribusi PDAM hingga pecah.

Aliran air di rumah-rumah penduduk pun tersendat. 

Warga pun menumpahkan kekesalannya di akun media sosial Perumdam Samarinda.

Tak hanya perusahaan plat merah itu saja yang kena getahnya, tapi juga mengkritisi PUPR Samarinda selaku instansi pemilik proyek drainase beserta kontraktor pelaksananya. (MH)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0821-522-89-123 atau email: hariankaltim@ gmail.com