HARIANKALTIM.COM — Pertamina akhirnya menuruti tuntutan DPRD Balikpapan yakni meminta maaf secara terbuka atas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang mengganggu masyarakat.
Hal ini sebagaimana terlihat dari postingan akun media sosial Pertamina Patra Niaga, Selasa (21/05/2025), yang mengungkapkan permohonan maaf serta komitmen mereka untuk meningkatkan distribusi dan pelayanan kepada warga Balikpapan.
Sehari sebelumnya, saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Ketua DPRD Balikpapan, H. Alwi Al Qadri, S.P., mendesak Pertamina meminta maaf terkait dampak kelangkaan BBM yang menyebabkan kemacetan, gangguan layanan publik, dan masalah ekonomi lainnya.
“Kami butuh jaminan. Jika tidak mampu, lebih baik mundur,” tegas Alwi dalam rapat tersebut.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Pertamina mengumumkan bahwa pasokan BBM untuk wilayah Balikpapan akan ditingkatkan, dengan stok dipastikan tersedia untuk 12–15 hari ke depan.
Selain itu, untuk memudahkan akses, Pertamina juga memperpanjang jam operasional SPBU dan membuka 13 SPBU di Balikpapan yang akan beroperasi 24 jam.
Daftar SPBU yang Beroperasi 24 Jam di Balikpapan:
- 61.76.101 Karang Anyar
- 61.76.102 Sepinggan
- 61.76.103 MT Haryono
- 64.76.105 Kebun Sayur
- 64.76.109 Depan Majesty
- 64.76.107 Stalkuda
- 64.76.110 Km 14
- 64.76.112 km 4
- Modular Lapangan Merdeka
- Modular BJBJ
- 64.76.127 Karang Jati
- 64.76.118 Batakan
- 63.76.101 Grand City. (RED)







