SOROTAN
FAM Resmi Laporkan Kasus Miliaran Baznas Kaltim ke Kejaksaan       Kontraktor Curhat Setoran Naik Jadi 15 Persen      Warga Tetangga PDAM Ngaku Tak Pernah Dapat Bantuan CSR      Ada Tulisan Parkir Gratis, Tapi Jukir di Minimarket Masih Dibiarkan

MTQ Kukar di Loa Kulu Sukses, Timbangan Peserta Kafilah Sampai Naik

MTQ Kukar di Loa Kulu Sukses, Timbangan Peserta Kafilah Sampai Naik
Para kafilah berfoto bersama usai penutupan MTQ ke-43 tingkat Kabupaten Kukar tahun 2022 yang diselenggarakan di Kecamatan Loa Kulu, Jumat (02/12/2022) malam. (foto: akmal hafidz/hariankaltim.com)

HARIANKALTIM.COM – Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) ke-43 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2022 yang diselenggarakan di Kecamatan Loa Kulu berlangsung meriah, Jumat (02/12/2022) malam.

Kecamatan Loa Janan meraih Juara Umum, dan MTQ tingkat kabupaten selanjutnya akan dilaksanakan di kecamatan Tenggarong.

MTQ yang diselenggarakan sejak tanggal 26 November sampai dengan 3 Desember 2022 ini, diikuti 18 kafilah dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Kukar.

Acara penutupan berhasil menyedot perhatian warga masyarakat setempat dan sekitarnya, yang datang berbondong-bondong memadati arena MTQ di Lapangan Sepak Bola Loa Kulu.

Penutupan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin, turut hadir Sekda Sunggono yang juga Ketua LPTQ Kukar, serta Kepala Kemenag, dan para camat.

Wabup Rendi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pelaksana khususnya Camat Loa Kulu beserta jajaran yang sudah terlibat langsung dalam mensukseskan MTQ ke-43 ini.

MTQ Kukar di Loa Kulu Sukses, Timbangan Peserta Kafilah Sampai Naik

Rendi menyampaikan pula, pelaksanaan MTQ di Loa Kulu ini merupakan pelaksanaan MTQ terbaik dalam hal pelayanan kepada para kafilah.

“Kami mendapatkan laporan itu secara langsung, baik dari makanannya, fasilitas-fasilitas pendukung lainnya, dan pelayanan dari pemerintah serta panitia pelaksana di Kecamatan Loa Kulu itu sendiri,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pembinaan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) di kecamatan sudah berjalan dengan baik.

Indikatornya, tidak ada lagi peserta yang berasal dari kecamatan lain ikut sebagai peserta di kecamatan lainnya.

Menurut Rendi, ini menunjukkan bahwa pembinaan yang telah dilakukan oleh LPTQ di masing-masing kecamatan sudah berjalan dengan baik dan sebagaimana mestinya.

“Ke depan saya harapkan peran LPTQ kecamatan harus lebih diberdayakan lagi dalam melakukan pembinaan,” ucapnya.

EKONOMI UMKM MENINGKAT
Terpisah, Camat Loa Kulu Adriansyah kepada HarianKaltim.com menyampaikan rasa syukurnya karena MTQ berjalan sukses.

“Alhamdulillah mulai tanggal 26 November sampai 2 Desember ini kita sudah menyelesaikan pelaksanaan MTQ ke-43 dengan aman dan tertib dengan dukungan masyarakat maupun panitia dari Kabupaten yang selama ini membantu kami di Kecamatan Loa Kulu dalam mensukseskan kegiatan ini,” paparnya.

MTQ Kukar di Loa Kulu Sukses, Timbangan Peserta Kafilah Sampai Naik

Adriansyah juga menjelaskan selama seminggu pelaksanaan MTQ ini perekonomian masyarakat sekitar Loa Kulu meningkat, terutama pedagang kaki lima dan para pelaku UMKM lainnya.

“Di masa pandemi covid yang dulunya berkurang, tapi dengan adanya UMKM Expo selama satu minggu ini penghasilan mereka sangat meningkat,” ujarnya.

TIMBANGAN NAIK
Diakui pihaknya telah berusaha memberikan yang terbaik sebagai tuan rumah untuk menjamu para tamu kafilah dari 18 kecamatan se-Kukar.

“Dari pengakuan di pemondokan selama ini mereka ya ada yang berkata timbangan kami naik, makanan kelebihan, ya seperti itulah pelayanannya yang kita lakukan,” tutur Camat Adriansyah, tersenyum lebar.

“Ini dievaluasi oleh Ketua Umum LPTQ Pak Sekda yang menyatakan bahwa inilah yang terbaik. Semua kafilah di pemondokan menyatakan seperti itu diberi nyaman dan kelebihan makanan, kalau saya katakan ini saya bahagiakan para kafilah,” imbuhnya.

Adriansyah pun merasa bangga karena mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya dari Pemkab Kukar atas pelaksanaan MTQ ke 43 ini.

“Kami Kecamatan Loa Kulu sebagai penyelenggara merasa bangga karena hasil kerja dan evaluasi kami berbulan-bulan mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya dari Pemkab Kukar. Kami merasa bahagia, artinya kita bekerja lelah tapi memperoleh hasil yang baik,” pungkasnya. (AH)